MANAJEMEN dan ANALISA DATA
Dengan Komputer


KATA PENGANTAR
Pengelolaan data merupakan tahapan yang sangat vital dalam suatu kegiatan penelitian, dengan pengelolaan data yang baik maka akan dapat dilakukan analisa dan pengambilan kesimpulan dengan cepat.
Pada umumnya, program komputer untuk pengelolaan data yang sering digunakan adalah dBase, Foxpro, dan Acces karena mempunyai fasilitas untuk dapat diprogram sesuai keinginan kita. Namun, tidak semua orang mampu menggunakan program tersebut untuk pengelolaan data, karena membutuhkan pengetahuan dasar tentang pemrograman komputer.
Panduan ini dibuat untuk mengelola data menggunakan program komputer yang sangat sederhana yaitu EPI Data, sehingga semua orang bisa menggunakannya dengan mudah dan cepat. Program EPI Data merupakan versi windows dari EPI INFO. Program ini tidak diperdagangkan (gratis).
Analisa Data dibuat dengan menggunakan program SPSS (Sementara masih menunggu selesainya program analisa data dari EPI Data). Analisa yang diuraikan terbatas pada analisa deskriptif (univariat) dan hubungan antara dua variabel (Bivariat). Program SPSS berlisensi versi student tersedia di laboratorium Departemen Biostatistika FKM UI.
Kritik dan saran untuk penyempurnaan akan penulis terima dengan senang hati. Akhirul kalam, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.
DAFTAR ISI
1. PENGANTAR:
1.1. Menginstall EPI Data ver si 3.0 4
1.2. Mengaktifkan Epi Data 8
2. TEMPLATE
2.1. Define Data 10
2.1.1. Persyaratan Variabel 10
2.1.2. Symbol Ruang Entry 11
2.1.3. Kaitan Variabel dg Ruang Entry 11
2.2. Make Data File 17
3. CHECKS: Membuat batasan nilai yang boleh masuk & alur loncatan 18
3.1. Daftar/list Variabel 20
3.2. Range 21
3.3. Jump 21
3.4. Must Enter 22
3.5. Repeat 22
3.6. Value Label 22
3.7. Edit 22
3.8. Save 22
4. ENTER Data:
(Memasukkan data ke komputer ) 23
5. EXPORT Data:
(Mengeksport Data REC ke Format lain (SPSS) 25
6. IMPORT Data pada SPSS 27
6.1. Memulai SPSS 27
6.2. Import (Open) File DBF 28
6.3. Save file data SAV 30
7. STATISTIK DESKRIPTIF
7.1. Analisa deskriptif data kategorik 31
7.2. Variabel label & Value label 32
7.3. Penyajian data kategorik 34
7.4. Analisa deskriptif data numerik 35
7.5. Confidence Interval 95% 36
7.6. Grafik Histogram 37
7.7. Penyajian data numerik 37
8. Uji beda 2 rata-rata
8.1. Uji beda 2 rata-rata independen 38
8.2. Penyajian uji beda 2 rata-rata independen 40
9. Uji beda lebih dari 2 rata-rata
9.1. Uji Anova (beda >=2 rata-rata independen) 41
9.2. Penyajian hasil uji Anova 45
10. Uji beda proporsi
10.1. Uji beda proporsi (Chi-square) 46
10.2. Penyajian uji beda proporsi 50
BAB 1. PENGANTAR
| | DESKRIPSI | |
| Tujuan | Pada akhir sessi ini peserta diharapkan mampu untuk: - Memahami ruang lingkup Epi-Data - Memahami manfaat Epi-Data - Memahami perbedaan Epi-Data dengan Epi-Info - Mampu menginstall Epi-Data - Mampu mengaktifkan Epi-Data - | |
| Waktu | 50 menit | |
Program Epi-Data merupakan program yang digunakan untuk melakukan pengelolaan terhadap berbagai bentuk data penelitian. Pengelolaan data yang benar dan terjamin validitasnya sangat diperlukan agar data dapat dianalisa dengan baik.
Bentuk Pengolaan data tersebut adalah 1) mulai dari mendefinisikan variabel untuk membuat program pemasukan data ke komputer, 2) membuat batasan nilai yang boleh masuk agar tidak terjadi kesalahan pada waktu memasukkan data ke komputer, 3) membuat alur loncatan agar proses pemasukan data lebih cepat dan efisien, 4) memasukkan data itu sendiri ke komputer, 5) menggabung beberapa file data, serta 5) merubah format data dari format EPI-INFO (EPI-Data) ke format basis data lainnya seperti dBase, Excell, Lotus, dll.
Analisis data merupakan bagian yang terpisah, yang tidak tersedia pada EPI-Data. Analisa data dapat dilakukan dengan Epi-Info, SPSS, STATA, dll. Namun untuk analisis sederhana (Statistik deskriptif) seperti distribusi frekuensi (persentase), ukuran pemusatan data (mean), dan ukuran persebaran data (standar deviasi, minimum--maksimum) dapat dilakukan oleh EPI-Data.
Dengan kata lain, bila Anda mempunyai kuesioner atau bentuk formulir lainnya yang sudah diisi dan ingin dimasukkan ke komputer, maka Anda dapat menggunakan program Epi-Data untuk pemasukan datanya. Setelah selesai dimasukkan datanya, Anda ingin melakukan analisis dengan program SPSS misalnya, maka Anda cukup mengeksport data tersebut ke format data SPSS.
Kelebihan dari program Epi-Data antara lain adalah 1) mudah digunakan, mudah didapatkan (sifatnya public domain), 2) programnya tidak membutuhkan kapasitas yang besar (hanya satu disket), 3) kelebihan yang paling utama adalah tampilannya dalam bentuk Windows, yang sering jadi keluhan pada EPI-INFO 6.0 yang berbentuk DOS.
Program Epi-Info dikembangkan (mengacu pada EPI-INFO versi 6.0) oleh Lauritsen JM & Bruus M. EpiData (version 3). A comprehensive tool for validated entry and documentation of data. The EpiData Association,
1.1. MENGINSTALL EPI-Data
Sebelum Anda bekerja dengan program Epi-Data, anda harus menginstall terlebih dahulu program Epi-Data tersebut, dengan langkah sebagai berikut:
1. Masukkan disket berisi file “ setup_epidata30.EXE” di drive A:
2. Dari Explorer, double klik file tersebut, sehingga muncul:

3. Pilih Yes, sehingga muncul:

4. Pilih Next, sehingga muncul Licence Aggrement:

5. Pilih “ I accept the agreement”, kemudian pilih Next, sehingga muncul directory tempat epi-data akan diinstall:

6. Epi-Data akan diinstall ke c:\Program file\Epi-Data, pilih Next jika anda setuju. Anda juga dapat merubah directorynya, setelah itu pilih Next:

7. Menu yang akan dimunculkan pada Start Program adalah EpiData, pilih next:

8. Pilih/aktifkan “Create a dekstop icon”, pilih dan aktifkan “Create a Quick lunch icon”, dan pilih/aktifkan“Automatic fild naming (First 10 caracters on a line like Epi-Info v 6”, (yang terakhir ini penting untuk penamaan field/variabel pada pembuatan template) kemudian pilih next:
9. Proses installasi selesai, klik “Finish”
1.2. MENGAKTIFKAN PROGRAM EPI-DATA
Sebelum Anda bekerja dengan program Epi-Data, periksa terlebih dahulu apakah program Epi-Data tersebut sudah diinstall ke dalam komputer Anda. Bila sudah, anda dapat mengaktifkannya dengan cara berikut:
Cara pertama: periksa di layar monitor menu berikut:

Double klik menu “EpiData 3.0”, untuk mengaktifkan EPI-Data
Cara kedua: Pilih Start, Program, EPI-Data, pilih EpiData 3.0
Gambar 1
MENU UTAMA EPI-DATA

Menu Utama Epi-Data yang sering digunakan adalah 1. Define Data, 2. Make Data File, 3. Checks, 4. Enter Data, 5. Documents, dan 6. Export Data.
Sama persis dengan EPI-Info, Urutan langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat program Entry Data dimulai dari: (tidak boleh dibolak balik)
- Define Data, berfungsi untuk membuat TEMPLATE yang berisi struktur data dari kuesioner yang akan dimasukkan ke komputer. Seperti program pengolah kata lainnya, kita dapat mengetik seperti biasanya di Wordstar, WordPerfect, atau MsWord, namun filenya akan disimpan sebagai TEXTFile (*.txt). Pada pembuatan template, filenya otomatis akan tersimpan dengan extensi QES (nama file.QES)
- Make File Data, berfungsi untuk menyiapkan file REC dari TEMPLATE yang sudah ada. Jika template belum ada, maka Make Data File tidak bisa dijalankan. File REC hasil Make Data File nantinya akan berfungsi sebagai tempat menyimpan database yang dientry melalui Epi-data.
Make Data File perlu dijalankan setiap melakukan perubahan terhadap TEMPLATE, sebelum memilih ENTER DATA atau sebelum CHECK.
Apabila Make Data File dijalankan pada file yang sudah berisi data (sudah dientry) maka database yang ada dalam file REC tersebut akan terhapus, untuk menghindarinya kita harus memilih prosedur REVICE Data File, dari Menu TOOLS. - Checks, berfungsi untuk membuat alur lompatan dan batasan nilai minimal—maksimal yang boleh masuk. Check hanya bisa dijalankan setelah dibuat TEMPLATE dan MAKE DATA FILE.
- Enter data, berfungsi untuk memasukkan data ke komputer. Sebaiknya dijalankan setelah dibuat program CHECK dengan lengkap. Jika anda belum yakin dengan kelengkapan CHECK, jangan pilih ENTER Data. Karena, jika terjadi perubahan pada nama field/variabel maka database yang sudah anda entry akan hilang.
- Document, berfungsi untuk 1) membuat Codebook 2) Validate data file yg sudah dientry 3) dan lain-lain
- Export, berfungsi untuk mentransfer data dari format REC ke format dBase atau lainnya.
Berikut ini uraian lengkap satu per satu dari proses pembuatan program entry data pada EPI Data, yang mana prinsipnya hampir sama dengan EPI INFO 6.0.
BAB 2. TEMPLATE
Program Entry Data perlu dibuat agar proses pemasukan data ke komputer dapat dilakukan dengan cepat, efisien, dan bersih dari kesalahan.

2.1. DEFINE DATA
| | DESKRIPSI SINGKAT | |
| Tujuan | Pada akhir sessi ini peserta diharapkan mampu untuk: - Memahami penggunaan Define Data untuk membuat TEMPLATE - Memahami persyaratan pembuatan variabel/field - Memahami jenis data yang akan dientry (angka /numerik, string/huruf, & tanggal/date) - Memahami simbol ruang entry untuk setiap jenis data | |
| Waktu | 50 menit + Tugas: 50 menit Total : 100 menit | |
Agar dapat membuat program entry data (template) harus ada beberapa prosedur yang harus dibuat, yaitu 1. Pembuatan Variabel dan 2, Pembuatan Ruang Entry Data. Setiap data yang akan dientry harus dibuatkan variabel dan ruang entrynya.
2.1.1 Persyaratan Pembuatan Variabel:
1. Variabel harus dibatasi oleh tanda kurung kurawal { }
3. Maksimum 8 karakter, misalnya {P01umur1}
2.1.2 Simbol Ruang Entry Data:
Setiap variabel memerlukan ruang entry agar data bisa dimasukkan. Simbol untuk Ruang entry data tergantung pada data yang akan dientry (yang akan dimasukkan ke komputer). Secara umum ada 3 jenis data yang akan dientry, yaitu 1, angka/numerik, 2, huruf/string/karakter, dan 3. tanggal/date
| Jenis Data | Simbol Ruang Entry |
| Memakai tanda pagar/cross, jumlah pagar/cross mencerminkan berapa digit data yang akan dientry # : satu digit ### : tiga digit ##.# : dua digit dan satu desimal | |
| 2. Huruf/String, misalnya nama | Memakai garis bawah, jumlah garis bawah mencerminkan jumlah digit data yang akan dientry __________ 12 digit, sesuai dengan yang dientry (huruf kapital atau small) > 12 digit, semua jadi huruf KAPITAL |
| 3. Tanggal/date, misalnya 17-08-1945 | |
2.1.3. Kaitan Variabel dengan Ruang Entry:
1. Setiap ruang entry harus memiliki variabel
3. Variabel harus mendahului ruang entry
Contoh:
{Nama1} anak pertama > {Umur1} anak pertama ##
{Nama2} anak kedua > {Umur2} anak kedua ##
{P01a} Nama anak pertama > {P01b} Umur anak pertama ##
{P02a} Nama anak kedua > {P02b} Umur anak kedua ##
> {Nama1} anak pertama Umur1 ## anak pertama
{Nama2} anak kedua > ## {Umur2} anak kedua
2.1.4 Jenis Data & Simbol untuk Ruang Entry
Tanda huruf A didalam tanda > adalah penulisan huruf akan diubah secara otomatis menjadi huruf besar (KAPITAL) meskipun pada saat pemasukan data yang ditulis huruf kecil. Panjang antara sampai tanda penutup > menunjukkan lebar karakter (jumlah digit) yang akan dimasukkan.
{Nama}: _______________________ (garis bawah)
Tipe data dari variabel Lahir adalah tipe tanggal (date) dengan format penulisan hari-bulan-tahun.
Survei Cepat Pemeriksaan Kehamilan di Kabupaten Tangerang, 2004
Nomor klaster : Nomor responden :
Nama responden : _____________________
Tanggal wawancara : …./…../……..
1. Berapa umur ibu sekarang ? ___ ___tahun
2. Apa pendidikan tertinggi ibu ?
1. Tidak sekolah 4. Tamat SLTP/sederajat
2. Tidak tamat SD 5. Tamat SLTA/sederajat
3. Tamat SD 6. Akademi/perguruan tinggi
1. Ya, sebutkan ______________________
4. Pada kehamilan yang terakhir, apakah ibu melakukan pemeriksaan kehamilan ?
2. Tidak ---> lanjutkan ke pertanyaan nomor 7
5. Berapa kali ibu melakukan pemeriksaan kehamilan ? TM-1 ___ ___kali
6. Pemeriksaan/tindakan apa saja yg didapat pada waktu memeriksakan kehamilan?
a. Penimbangan : 1. Ya 2. Tidak
b. Imunisasi TT : 1. Ya 2. Tidak
c. Pemeriksaan perut : 1. Ya 2. Tidak
d. Pemeriksaan tek. darah : 1. Ya 2. Tidak
7. Siapa yang pertama kali menolong ibu bersalin ?
1. Keluarga/tetangga/teman 5. Bidan/bidan di desa
3. Kader 7. Lain-lain, sebutkan ______________
4. Perawat 8. Tidak tahu/Tidak jawab
8. Apa jenis kelamin bayi ibu yang terakhir ?
9. Setelah lahir, apakah bayi ditimbang ?
3. Tidak tahu/Tidak jawab --> selesai
10. Berapa berat bayi waktu lahir: ___ ___ ___ ___ gram (9999=tidak tahu/tidak jawab)
Dari kuesioner tersebut, buatlah templatenya seperti pada halaman berikut:
Survei Cepat Pemeriksaan Kehamilan di Kabupaten Tangerang, 2004
Nomor {klaster}: ## Nomor {resp}onden : ###
1. Berapa umur ibu sekarang ? {V01} ## tahun
2. Apa pendidikan tertinggi ibu ? {V02} #
1. Tidak sekolah 4. Tamat SLTP/sederajat
2. Tidak tamat SD 5. Tamat SLTA/sederajat
3. Tamat SD 6. Akademi/perguruan tinggi
3. Apakah ibu bekerja ? {V03} #
1. Ya, sebutkan jenis pekerjaannya {V03a} __________________
4. Pada kehamilan yang terakhir, apakah ibu melakukan
pemeriksaan kehamilan ? {V04} #
2. Tidak --- lanjutkan ke pertanyaan nomor 7
5. Berapa kali ibu melakukan pemeriksaan kehamilan ? TM1 {V05a} # kali
6. Pemeriksaan/tindakan apa saja yg didapat pada waktu memeriksakan kehamilan?
a. Penimbangan : 1. Ya 2. Tidak {V06a} #
b. Imunisasi TT : 1. Ya 2. Tidak {V06b} #
c. Pemeriksaan perut : 1. Ya 2. Tidak {V06c} #
d. Pemeriksaan tek. Darah : 1. Ya 2. Tidak {V06d} #
e. Pemberian tablet Fe : 1. Ya 2. Tidak {V06e} #
7. Siapa yang pertama kali menolong ibu bersalin ? {V07} #
1. Keluarga/tetangga/teman 5. Bidan/bidan di desa
3. Kader 7. Lain-lain, sebutkan {V07a} ______________
4. Perawat 8. Tidak tahu/Tidak jawab
8. Apa jenis kelamin bayi ibu yang terakhir ? {V08} #
9. Setelah lahir, apakah bayi ditimbang ? {V09} #
3. Tidak tahu/Tidak jawab -- selesai
10. Berapa berat bayi waktu lahir: ----- gram {V10} ####
Ketik TEMPLATE ini di 1. Define Data pada Epi data, dengan tampilan sbb: 
Dalam pembuatan TEMPLATE, yang perlu diperhatikan adalah:
1. Jenis pertanyaan dengan hanya satu jawaban atau lebih dari satu jawaban.
Misalnya pertanyaan nomor 6. jawabannya lebih dari satu, sehingga untuk setiap pilihan jawaban perlu dibuat variabel dan ruang entry .
No 6. Pemeriksaan/tindakan apa saja yg didapat pada waktu memeriksakan kehamilan?
a. Penimbangan : 1. Ya 2. Tidak {V06a} #
b. Imunisasi TT : 1. Ya 2. Tidak {V06b} #
c. Pemeriksaan perut : 1. Ya 2. Tidak {V06c} #
d. Pemeriksaan tek. Darah : 1. Ya 2. Tidak {V06d} #
Sedangkan pertanyaan nomor 7 hanya satu jawabannya. Seperti berikut:
No 7. Siapa yang pertama kali menolong ibu bersalin ? {V07} #
1. Keluarga/tetangga/teman 5. Bidan/bidan di desa
3. Kader 7. Lain-lain, sebutkan {V07a} ______________
4. Perawat 8. Tidak tahu/Tidak jawab
2. Jenis pertanyaan dengan jawaban terbuka, tertutup, kombinasi (terbuka & tertutup). Misalnya pertanyaan nomor 6 (6a s.d. 6d) jawabannya tertutup (yaitu 1 dan 2), sedangkan pertanyaan nomor 7. jawabannya adalah kombinasi tertutup (yaitu 1 s.d. 8) dengan satu jawaban terbuka, yaitu lain-lain (v07a).
2.1.5 Menyimpan Template
Pada kota File Name, Tulis nama file, misalnya KIA
Secara otomatis Epi data akan memberi extensi QES pada file template
Perhatikan di Kiri Atas akan berubah dari EPI DATA 3.0 (Untitled) menjadi
EPI DATA 3.0 (KIA.qes)
Setelah selesai pembuatan TEMPLATE, Langkah selanjutnya adalah memilih menu nomor 2. Make Data File, yang bertujuan untuk membuat file yang berextensi REC dari file .QES. File.REC berguna untuk tempat menyimpan database dan sebagai acuan dalam pembuatan 3.Checks dan 4. Enter Data.
Klik menu nomor 2 Make Data File, maka akan muncul menu sbb:
Tulis deskripsi tentang isi data file KIA tersebut. Miaslnya:
| | DESKRIPSI SINGKAT | |
| Tujuan | Pada akhir sessi ini peserta diharapkan mampu untuk: - Memahami penggunaan CHECK untuk membuat alur loncatan dan membatasi nilai yang boleh masuk - Membuat batasan nilai minimum & maksimum - Membuat alur lompatan - Membuat Label (jika diperlukan) | |
| Waktu | 50 menit + Tugas 50 menit = Total : 100 menit | |
Menu utama CHECK berisikan fungsi-fungsi berikut:
Contoh variabel yang aneh/salah:
Cara memperbaiki variabel: Close program CHECK, kemudian aktifkan [1. Define Data], buka file.QES, perbaiki TEMPLATE, kemudian aktifkan [2.Make Data File], jawab Yes untuk menimpa file yang sudah ada sebelumnya, kemudian baru aktifkan kembali [3. Check]. Perintah 1, 2, 3 selalu berurutan, tidak boleh diloncati dari 1 langsung ke 3.
1-2,9 1-2
Range berfungsi untuk membuat batasan nilai yang boleh masuk. Misalnya JENIS KELAMIN 1. Pria 2. Wanita, yang boleh masuk hanya angka 1 dan 2 saja, maka pada kotak Range ditulis Jika ada kode untuk data hilang (missing) misalnya 9, maka pada Range ditambahkan Legal angka 9, sehingga penulisannya menjadi Range Legal
3. Apakah ibu bekerja ? {V03} #
1. Ya, sebutkan [v03a} _____________________
4. Pada kehamilan yang terakhir, apakah ibu melakukan
pemeriksaan kehamilan ? {V04} #
2. Tidak --- lanjutkan ke pertanyaan nomor 7

2>V04,9>v04
Range, Legal
1-2 1-2,9
Pada V04, checknya dibuat:
2>V07
Range, Legal
9. Setelah lahir, apakah bayi ditimbang ? {V09} #
9. Tidak tahu/Tidak jawab -- selesai
Jika jawabnya 2 atau 9, maka simpan dan pindah ke record berikutnya
1-2, 9
Pada V09, checknya dibuat:
2>WRITE, 9>WRITE
Range, Legal
Must enter berfungsi untuk memberitahu kepada pengentri data bahwa variabel ini tidak boleh kosong, biasanya digunakan pada nomor identifikasi dan variabel penting lainnya. Jangan semua variabel dibuat must enter, karena malah akan menyulitkan dalam proses entry data.
Kemudian Klik “Accept and Close”
Pada V03, Editnya akan muncul sbb:
Berfungsi untuk menyimpan program CHEK dalam file KIA.CHK
3.9. Close: Berfungsi untuk keluar dari program CHEK
| | DESKRIPSI SINGKAT | |
| Tujuan | Pada akhir sessi ini peserta diharapkan mampu untuk: - Memahami PROSES memasukkan data ke komputer (Enter Data) - Memasukan data (Enter data) ke komputer - Mencari dan memperbaiki data yang sudah pernah dimasukkkan - | |
| Waktu | 50 menit + Tugas 50 menit = Total : 100 menit | |
Apabila anda ingin berpindah record:
- Pindah ke record sebelumnya maka anda dapat mengklik tanda panah ke kiri,
- jika ingin pindah ke record selanjutnya dapat mengklik tanda panah ke kanan
- Ingin ke record tertentu, Pilih menu Goto, kemudian tulis nomor record yang anda tuju (misalnya record ke 51) kemudian tekan enter
- Menu Goto menjelaskan cara berpindah ke record tertentu dengan detail
Apabila ada penambahan variabel, padahal anda sudah memasukkan banyak data (misalny 50 record), maka penambahan variabel dapat saja dilakukan dengan menambahkannya di program 1. Define Data, kemudian jangan pilih 2. Make data file (karena data yg 50 record akan di delete), tetapi pilihlah menu Toolls kemudian pilih Revice Data File. Baru kemudian 3. Checks untuk membuat program CHECK, dan selanjutnya dapat anda masukkan datanya di program 4. Enter Data.
Data ini hanya bisa dilihat dan tidak bisa diedit, untuk mengedit harus melalui Program ENTER Data.
BAB 5. EXPORT DATA
3. Pilih program/format yang diinginkan, misalnya dBase III, Pada menu berikut pilih (open) nama file.REC yang akan diexport.
4. Pilih nama file.REC yang akan diexport, misalnya KIA.REC. Kemudian klik OPEN, sehingga muncul menu berikut:
5. Pilih OK, dan proses EXPORT dilaporkan sbb.
6. Epidata melaporkan bahwa
” 30 Record Exported”, artinya 30 record atau responden telah diexport dari KIA.REC ke KIA.DBF. Pilih OK, dan proses Export Selesai
Data KIA.DBF dapat dilihat dengan Windows Explorer.
Jangan lupa mencatat lokasi tempat penyimpanan file (drive dan direktory nya)











2 komentar:
bagaimana cara belajar menggunakannya supaya cepat mengetahui pengoperasionalnya. bisa BimBel nggak??
nomor yang bisa dihubungi??. terima kasih.
Posting Komentar